Senin, 07 Maret 2011

Murai Batu

Ini adalah salah satu burung favorit saya, tubuh nya yang indah dengan paduan warna hitam dan coklat, ekor nya yang panjang dan selalu aktif bergerak saat berkicau dan kepintarannya berkicau selalu membuat terpesona.

BURUNG MURAI BATU mempunyai sifat-sifat :
  1. Mudah beradaptasi, sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
  2. Mempunyai sifat Petarung,  apabila mendengar suara burung Murai Batu lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.
  3. Birahi yang cenderung mudah naik yang bisa disebabkan oleh Extra Fooding yang berlebihan, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Murai batu betina
  4. Mudah jinak, disamping agresif dan petarung burung ini juga mudah jinak
Makanan
Murai adalah burung pemakan serangga, oleh karena itu untuk perawatan sehari-hari menu wajib nya adalah kroto dan jangkrik, di samping menu utama berupa voor. Pemberian kroto dan jangkrik harus disesuaikan dengan karakter burung, tidak boleh berlebihan atau pun kurang.

Perawatan
Murai adalah burung yang mudah dirawat, asalkan rutin dimandikan dan penjemuran yang cukup maka murai akan menjadi burung yang tangguh di lapangan

Mental
Untuk seekor burung petarung, mental sangat menentukan keberhasilan di lapangan. Oleh karena itu pemilihan bahan yang tepat akan sangat menentukan prestasi di lapangan

Kualitas suara
Diutamakan murai dengan kualitas suara yamg jernih dan kristal, dibawakan dengan volume yang keras dan ngerol. Kekayaan variasi suara seperti cililin, jenggot, lovebird, ciblek, jangkrik, belalang yang dibawakan secara berirama dan ngerol membuat murai batu menjadi burung ocehan favorit

MEMILIH  BAHAN BURUNG MURAI BATU YANG BAIK

  1. Berkelamin jantan,  burung Murai Batu jantan mempunyai bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras serta memiliki ekor yang lebih panjang daripada burung Murai batu betina.
  2. Bentuk paruh, bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang, paruh bagian bawah harus lurus, jangan yang memiliki paruh bengkok. 
  3. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  4. Kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
  5. Postur badan, bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan yang berleher dan berbadan pendek.
  6. Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, artinya burung tersebut sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  7. Panjang ekor yang serasi dengan postur badan, bentuk ekor yang sedikit lentur, leher yang panjang padat berisi, pertanda akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
     

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar